Langsung ke konten utama

Cara Wafa Mendapatkan Uang dari Internet

Pertama, untuk kamu yang datang karena ingin cepat kaya dengan mendapatkan uang dari internet, kamu harus mundur. Jika mencari uang lewat internet itu mudah, maka wafa sudah tajir melintir sejak dulu. Pada kenyataannya mendapatkan uang dari internet tidak mudah, ada banyak tantangan dan trik yang harus dilalui. Kali ini wafa akan membagikan pengalaman apa saja yang pernah dan beberapa masih wafa lakukan sampai sekarang untuk mendapatkan uang dari internet. Beberapa mungkin tidak gratis, karena butuh modal untuk membuatnya.

Tempat Kerja di Kosan


Iklan Blog, Website dan Youtube

Wafa sering kali suka membuat konten-konten berupa tulisan dan video. Setelah cukup banyak, lalu wafa mencoba berpikir bagaimana mendapatkan uang dari sana. Ternyata dari google, sudah menyediakan sebuah wadah bernama adsense. Sebelum marak orang menjadi youtuber dan mendapatkan uang dari adsense, wafa sudah lebih dulu mengenal adsense dari blog. Sudah beberapa tahun terakhir wafa memasang iklan di blog dan website yang dimiliki. Namun, itu tidak mudah. Mungkin kamu cukup kesulitan untuk meniru hal ini, karena untuk mendaftarkan diri ke google adsense perlu beberapa kualifikasi dari sebuah blog. Misalkan jumlah konten yang memadai, originalitas konten dan jumlah kunjungan blog tersebut.

Jika kamu melihat beberapa iklan di blog ini, maka itulah iklan yang wafa bicarakan. Setiap orang yang melihat iklan itu, menjadi pundi-pundi keuntungan untuk wafa meskipun tak banyak. Dari pengalaman wafa, untuk setiap seribu pengunjung, wafa hanya mendapatkan beberapa ribu rupiah saja. Begitupun dengan iklan di youtube. Sampai artikel ini dibuat, wafa belum pernah menarik uang dari hasil blog dan youtube. Tentu saja karena saldo hasil iklan masih belum mencukupi untuk ditarik.

Program Afiliasi

Program ini mirip seperti reseller, namun barang yang dijual adalah barang-barang yang ada di internet atau hanya menyuruh untuk login di suatu web. Cara kerjanya begini, wafa menawarkan sebuah produk dari website A kepada teman, nanti ketika teman itu mendaftar dan menyebutkan kode khusus dari wafa, maka website itu mengetahui bahwa teman itu mendaftar dan beli di website A karena wafa. Maka, teman itu akan mendapatkan diskon dan wafa mendapatkan beberapa persen dari keuntungannya.

Program afiliasi lebih menguntungkan. Karena wafa sering berkutat dengan pembuatan website dan blog serta domain, wafa lebih mudah memasarkan hosting dan domain yang dijual. Sehingga, setiap kali wafa membuat website dan menjual hosting, wafa bisa mendapatkan uang dari keduanya yakni fee dari pembatan website dan sedikit fee dari penyedia hosting. Dari tiga orang yang membeli ke wafa, wafa sudah bisa menarik uang dari hasil afiliasi itu.

Jadi, kalau kamu pengen beli domain (misalnya untuk website tokomu sendiri, contohnya: mwafa.net) bisa beli ke wafa diskon yang lumayan.

Tawaran Proyek

Tawaran proyek memang tidak sepenuhnya di internet. Namun, tawaran ini biasanya berawal dari orang-orang yang melihat wafa di sosial media. Sosial media menjadi wadah personal branding paling murah untuk saat ini. Misanya kamu dengan melihat desai-desain wafa di instagram, kemudian ingin membuat desain, maka kamu akan coba menghubungi wafa untuk menawarkan pekerjaan desain. Begitulah internet bekerja menawarkan proyek.

Trading dan Investasi

Trading dan Investasi tidak murah dan beresiko. Perlu modal lumayan untuk bisa trading dan investasi. Kamu mental dan belajar lebih untuk trading sebelum terjun. Namun dengan resiko yang tinggi wafa juga bisa mendapatkan keuntungan yang tinggi. Untuk mencobanya, kamu cuma perlu mendaftar akun skuritas kemudian bisa langsung investasi atau trading saham.

Kerja Aneh

Selain itu, wafa juga pernah kerja aneh untuk mendapatkan uang dari internet. Misalkan dengan melakukan klik iklan setiap beberapa menit, install aplikasi dan scroll membaca artikel. Dari kerja ini wafa pernah mendapatkan beberapa ribu untuk membeli pulsa saja, setelah klik banyak sekali iklan. Ini tidak patut ditiru.

Itulah beberapa hal yang pernah wafa lakukan untuk mendapatkan uang dari internet.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Monumen Jogja Kembali Dengan Berjuta Misteri

Monumen Jogja Kembali atau sering disebut Monjali adalah sebuah museum yang berada di Ringroad utara, Sleman, Yogyakarta. Aku kesana bersama temanku bernama Ishlah. Karena kami memang belum pernah kemari sebelumnya, maka kami mencoba kemari meski sebelumnya ingin ke museum merapi. Bagi teman-teman yang ingin melihat dan mengenang perjuangan masyarakat Indonesia terutama wilayah Yogyakarta, ini merupakan tempat yang cocok untuk dikunjungi. Letak dari Monumen Jogja Kembali yang strategis, memang membuat monjali mudah ditemukan dan menjadi pilihan wisata kami. Pertama kali masuk, kita harus membayar tiket sebesar Rp. 10.000,- yang menurut kami sangat murah. Kita bisa langsung menuju mojali. Pertama kali yang dapat kita lihat, adalah betapa uniknya museum ini dengan bentuk kerucut. Monjali memiliki tiga lantai yang akan kita kunjungi satu per satu. Lantai Pertama Saatnya mengunjungi lantai pertama.Di lantai pertama, terdapat beberapa ruangan yang setiap ruangan berisi benda b...

Pulang Kampung

Tak terasa bulan Januari sudah hampir terlewati, bulan pertama di tahun 2019. Seperti tahun-tahun sebelumnya, wafa pulang ke kampung halaman.  "Perjalanan mencari cerita hidup" membawa wafa jauh dari rumah dimana wafa dilahirkan. Keinginan untuk pulang memang pasti selalu ada untuk kita yang pergi jauh, begitupun wafa. Karena ini libur panjang wafa akan pulang. Seperti biasa, wafa menggunakan mode transportasi yang paling murah. Memang tak menjamin akan selalu ada angkutan. Wafa mulai mulai memesan tiket dari bulan desember dan berencana tanggal 1 atau 2 Januari pulang kampung. Tapi apa daya, tiket untuk tanggal segitu sudah habis. Akhirnya wafa dapat tanggal 3 Januari, eh pas sudah siap-siap di tanggal itu, wafa mendapatkan telfon dari agen bus. Katanya, bus untuk hari ini tidak jadi berangkat dan akan diganti tanggal 5 Januari. Yasudah, akhirnya wafa pulang tanggal 5 Januari, meskipun hati sedikit kesal karena tak bisa pulang lebih cepat. Perjalanan yang tak jelas, ...

Mencoba Menjadi Minimalis

  Meja kecil, tablet, stand tablet, charger, keyboard sepertinya sudah cukup. Satu hal yang wafa pelajari dari menjadi rapih adalah tak ada yang perlu dibereskan. Artinya, jika barangnya tidak ada maka tidak ada yang perlu dibereskan akhirnya menjadi rapih. Hal ini sepertinya yang juga menjadi salah satu prinsip minimalist. Sebenarnya, kita tak perlu banyak barang untuk hidup. Foto di atas wafa ambil saat menjadi responden penelitian untuk tinggal dan hidup selama seminggu di rumah D21 -- sebuah rumah sederhana yang kosong. Saat itu wafa hanya membawa beberapa pakaian, alat mandi dan beberapa device seperti foto di atas. Wafa kira ini akan menjadi hal yang sulit, ternyata tidak juga. Dengan hanya membawa barang itu, ternyata wafa masih merasa nyaman dan tidak terhalang untuk melakukan apapun. Sebuah tablet sudah cukup untuk google meet, menulis dan coding -- coding dengan syarat khusus. Wafa tetap bisa beraktifitas seperti biasa, menulis blog pun bisa. Tak hanya itu, di sana wafa h...

Berapa penghasilan saya dari menulis blog

Belakangan ini konten menunjukkan gaji menjadi youtuber sedang marak. Tak ketinggalan, wafa yang sudah membuat blog dari jaman SMP sebelum blog diakuisisi oleh google juga ingin membagikan pengalamannya. Jika kamu berfikir menjadi blogger akan membuatmu cepat kaya, maka jelas itu salah. Menjadi penulis blog sangat membutuhkan kesabaran yang tinggi. Harus sering menulis artikel dan mempublikasikannya di blog.  Selama bertahun tahun, penghasilan wafa dari blog hanya mencapai 300 ribuan saja. Jadi belum bisa dicairkan, untuk pencarian minimal 1,3 juta rupiah. Sepertinya sudah 5 tahun berlangsung sejak akun google adsense wafa diterima. Wafa akan mencoba membagikan pengalaman menulis blog sampai mendapatkan penghasilan sekecil itu.  Semua bermula dari wafa mengetahui jika blog (sekitar tahun 2015) ternyata dapat menghasilkan uang, yaitu dengan menaruh iklan di blog tersebut. Dari beberapa sumber yang telah wafa baca, ternyata iklan dari google adsense adalah menjadi pemasukan yang...

Aku Bukan Wafa

Sering kali aku cerita tentang wafa, bahkan mungkin selalu. Tapi, apakah aku wafa? Sepertinya bukan, aku adalah blog milik wafa. Bahkan sekarang aku bukan wafa. Sampai sekarang aku tak punya nama, mungkin karena aku adalah aku. Aku adalah tempat wafa bercerita tentang hidupnya, tak seperti jarvis di film Iron Man, aku tak secerdas itu. Aku hanya mengingat dan menceritakanya kembali. Karena aku yakin ingatanku kuat untuk menceritakan ulang semuanya. Seperti yang sudah kujelaskan di atas, aku bukan wafa. Aku hanya diam disini dan menunggu orang-orang melihatku dan mengerti apa yang aku ceritakan. Meskipun, sebenarnya aku tak punya bahan cerita. Aku hanya menyampaikan apa yang wafa ceritakan kepadaku, pun tak semua dapat aku ceritakan padamu apa yang wafa ceritakan. Aku sering melihat kamu beberapa kali mencoba memahami cerita-ceritaku, tapi aku tak pernah memberitahukanya kepada wafa. Hanya beberapa hal saja yang aku yakin menjaga privasimu. Aku juga sering melihat wafa bingung, kare...