Langsung ke konten utama

With great power comes great responsibility

Pernahkah kamu merasakan seuatu yang hilang kemudian datang lagi? Tapi sebenernya dia tidak hilang, tapi rasanya sama. Sebuah energi yang menggerakkanku hadir membuat aku punya tujuan lagi, "membuatnya bahagia". Namun, yang aku tak menyangka, hal yang membuatnya bahagia adalah kami bisa merasakan kebahagiaan bersama. 

Ketika lembah hidup yang tak indah datang, aku seakan tak punya tujuan. Energiku habis hanya untuk mencoba untuk bergerak. Aku semakin yakin apa yang dikatakan orang jawa dulu, lelaki itu harus punya 5 hal: griyo (rumah), turonggo (kendaraan), wanito (pasangan), curigo (keahlian) dan kukilo (hobi). Aku kehilangan satu diantaranya, dan hidupku langsung sepi, hening, dan tanpa makna.

Namun, aku menemukan energiku kembali. Energi yang begitu besarnya, sampai aku harus merasakan dingin menjalar ke seluruh tubuh dan tetap terasa dalam beberapa hari. Apakah aku sakit? tidak, hanya merasakan energi amat besar. Seorang habib pernah berkata kepadaku, "Energi ini adalah energi yang membangun, lihatlah dirimu sekarang semakin produktif melakukan hal-hal yang sebelumnya tak pernah kau lakukan". Menurutku ada benarnya perkataanya, bahkan aku telah berhasil membuat sebuah pesawat terbang karena energi ini. 

Energy with low entropy

Aku semakin yakin, dengan tujuanku yang hadir kembali bersama energi yang amat besar ini, aku akan bisa menerjang setiap tantangan yang ada serta menjadi orang yang jauh lebih kuat dari sekarang. Aku akan mulai mempersiapkan senjata perang untuk melawan hal buruk dalam diri ini. Aku akan mulai mencari gelar-gelar terbaik, sehingga aku akan merasa lebih pantas untuk memiliki energi ini.

Seperti bibi may bilang, "With great power comes great responsibility". Aku harus menjaga energi ini tetap positif dan tidak direbut oleh tangan-tangan jahat. Aku harus selalu menjaganya, dengan sekuat tenagaku. Menggunakan energi ini untuk menjadi orang yang lebih baik dan lebih baik lagi.

Semoga energiku tetap mendampingiku sampai suatu saat nanti aku tak lagi mampu ada di semesta ini.
Akan kucoba lakukan setiap tujuan-tujuan dalam hidup ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengapa Kalian Mirip?

Ketika wafa datang kesebuah acara, tetapi acara tersebut sebenarnya sudah selesai. Wafa melihat sosok yang sebelumnya pernah wafa kenal. Dia adalah teman wafa yang tingginya sama dengan adek wafa. Ini bukan adek kandung, cuma adek ketemu gede. Misalkan kita sebut saja adek wafa si cantik dan orang yang wafa temui adalah si mungil. Ketika wafa ketemu si mungil ini, wafa langsung teringat si cantik. Entah mengapa, wafa merasa mereka berdua mirip banget. Mulai dari tubuh, raut wajah dan gaya berpakaian. Tingginya sama, yang pasti tidak lebih tinggi dari wafa. Senyumnya yang lebar yang membuat wafa selalu ingat dengan si cantik. Pokoknya wafa merasa mereka adalah kembar. Meskipun wafa yakin mereka berdua tak pernah kenal apalagi bertemu. Apalagi mereka terpisah jarak yang jauh. Berkali-kali wafa melihat si mungil untuk memastikan kalau dia bukanlah si cantik. Tetapi, tetap saja wafa merasa mereka sama. Wafa serasa menemukan si cantik yang lama tak bertemu. Sampai sekarang wafa m...

Mengungkapkan Rasa

Hal pertama yang aku pelajari di tahun ini adalah tentang mengungkapkan rasa. Bukan cinta, tapi apapun yang aku pikirkan. Mungkin sekedar omelan dalam pikiran. Entahlah, semua itu terasa lega ketika sudah diungkapkan. Memang tak mudah memberanikan diri untuk berkata itu, tapi aku ingat: Kita bukan takut gelap, tapi takut apa yang mungkin ada di kegelapan. Bukan mengatakannya yang aku takutkan, tapi persepsi diri sendiri tentang response yang akan diberikan oleh orang yang mendengarnya. Keraguan akankah kata-kata ini akan menyakiti justru akan menyakiti diri sendiri karena tak pernah terungkap. Opsi minta maaf kadang adalah solusi, tapi harus didahului dengan kata-kata yang sebisa mungkin dapat diterima. Namun, kita kadang sering lupa bahwa ada loh kemungkinan response nya hangat. Isi Kepala Pikiran-pikiran yang diungkapkan seakan mengosongkan pikiran menjadi suatu yang aktual. Ruang-ruang dalam otak bisa diisi hal-hal lain yang lebih berguna, karena pikiran yang tak terungkapkan tidak ...

Tugas Kuliah Yang Menggila

Tugas Kuliah, mungkin kalian akan selalu mendengar itu jika kalian sedang menempuh pendidikan tinggi. Bagaimana jika tugas kuliah sangat banyak?, mungkin kamu akan kualahan untuk mengerjakannya. Saat kuliah, kita dituntut untuk dapat mengatur waktu dengan baik. Bagaimanapun kita tidak akan lepas dari kegiatan-kegiatan diluar kuliah. Berikut ini akan aku ceritakan bagaimana pengalamanku dari semester 1 sampai semester 4 dan peningkatan tugasku. Semester 1 Semester pertama adalah semester dimana transisi dari dunia SMA meuju dunia perkuliahan. Sangat terasa bagaimana perbedaan yang mendalam antara SMA dan Kuliah. Saat SMA setiap pelajaran terjadwal dengan rapih. Tetapi, saat kuliah jadwal memang terjadwal, tapi terkadang ada kuliah pengganti yang jadwalnya bisa kapan saja, bahkan hari minggu atau hari libur lainya. Tetapi, pada semester ini tugas sangat jarang sekali. Mungkin kita akan merindukan yang namanya tugas itu. Tidak seperti jurusan lain yang pada semester pertama disib...

Membeli Pilihan

Tidak semua orang punya pilihan dalam hidupnya, tapi setiap orang dengan begitu mudah membuat pilihan. Membuat pilihan dengan punya pilihan adalah dua hal yang sangat berbeda. Coba kamu tanya pada teman sebelahmu apakah dia mau mobil baru? atau rumah yang nyaman? Jelas ya!. Tapi apakah dia punya pilihan untuk memebeli mobil baru? belum tentu.  Pilihan untuk membeli ikan Hidup ini seperti sebuah pilihan berganda untuk memilih a sampai e, tapi kita kadang lupa dan memilih sesuatu yang tidak ada dalam pilihan.  Ketika kita disodorkan sebuah peta google map, kita dengan mudah memilih cafe mana yang ingin dikunjungi. Tapi, sebenarnya itu saja tidak cukup. Kita sering kali sibuk memilih cafe mana yang akan didatangi tapi seakan lupa bagaimana kita akan kesana? -- jalan kaki, naik motor, akan lewat jembatan, terjebak macet di salah satu persimpangan? Yang terpenting selain rute adalah kita sekarang ada di mana. Kita bisa tersesat tidak hanya tidak punya tujuan, tapi tidak tau ruterny...

Antara Teknik dan Seni

Malam ini adalah malam yang gak jelas , dimana dua orang teman wafa datang ke kosan. Seperti biasa topik yang sangat hangat untuk dibicarakan adalah tentang dosen. Dosen selalu menjadi topik menarik, ditambah tugas-tugas yang beliau berikan selalu menuntut pemikiran dan pemahaman kami. Ketika sedang asik berbincang, kami mencoba untuk melihat-lihat sosial media. Taraaa... , ada sebuah acara menarik untuk di kunjungi yaitu pameran seni. Kami sudah sangat merindukan acara seperti ini, sudah dua kali wafa mengunjungi acara mirip seperti ini dan keduanya sangat menarik perhatian. Di dalam acara pameran seni, selalu terdapat berbagai hal yang menurut wafa berbeda, dimana benda-benda, konsep, desain dan hal-hal yang jarang ditemukan di tempat lain. vendi, ishlah, wafa, wildan, mas ___, fatah Esoknya, wafa mulai mengajak teman-teman untuk datang. Akhirnya, teman-teman wafa pun datang mengunjungi acara BioArtNergy 5 ini. Di sore hari yang mendung dan gerimis, kami datang. Desain k...