Langsung ke konten utama

Postingan

Belajar Mengajar

Pelajaran yang cukup sulit adalah bagaimana caranya untuk mengajar. Karena, dalam mengajar perlu pengetahuan yang lebih untuk dapat mengajarkan hal-hal baru. Kali ini, wafa belajar untuk mengajar. Mengajar kali ini karena teman wafa yang bernama Prima tidak bisa hadir untuk mengajar. Oleh karenanya, wafa harus menggantikannya untuk mengajar materi pemrograman android. Wafa memang telah lama mengenal dunia programing, hanya saja untuk android sendiri wafa masih kurang paham. Tapi, tatap ayo kita coba. Kegiatan mengajar ini sebenarnya dalam rangkaian acara Indonesia Android Kejar   yang di selenggarakan oleh Google. Kegiatan ini berisi pengenalan tentang dunia pemrograman android yang mana android sendiri kini ada di hampir seluruh handphone di Indonesia. Langsung saja ke inti acaranya,. Acaranya diselenggarakan selama 2 hari. Tetapi, memang tidak semua hadir. Hanya sekitar 60% saja yang hadir untuk mengikuti acara ini. Acara dimana wafa yang menjadi mentornya. Jujur saja, ini a...

Terbang Bersamamu

*** Wafa bertemu dengan si cantik di sebuah bukit. Itu bukit yang benar benar indah, pemandangan sekeliling begitu indah. Perbukitan ini belum pernah wafa lihat sebelumnya. Terhampar bukit-bukit yang begitu menyejukkan mata. Kali ini wafa tidak membawa motor merah kesayanganya, tetapi membawa sepeda biru. Sepeda biru dengan tempat duduk di bagian belakang. Si cantik pun duduk di belakang dengan memeluk wafa. Sungguh ini merupakan pengalaman pertama wafa di peluk oleh seorang gadis. Jantung wafa pun berdetak kencang, wafa sampai tak bisa berkata-kata. Seirirng berjalanya waktu, wafa mulai terbisa dan mencoba untuk bertingkah biasa saja. Seperti di film-film, wafa dan si cantik naik sepeda di atas sebuah bukit dengan si cantik yang memeluk erat wafa. Wafa menggoes sepedanya semakin cepat melewati sebuah jembatan. Wafa dan si cantik asik bercakap-cakap, sambil menikmati pemandangan perbukitan yang begitu indah. Ini merupakan pengalaman yang berharga bagi wafa, tidak hanya me...

Rambutmu Yang Berkibar

Wafa telah sampai dirumah, matahari sudah hampir tenggelam. Sungguh beruntung ibu wafa tidak marah akibat wafa pulang terlalu sore. Biasanya, wafa selalu kena marah gegara  pulang terlalu sore. Mungkin ibu wafa sudah bosan dengan tingkah wafa. Hampir setiap hari wafa pulang sore, seperti tidak ada waktu di rumah. " Faa... Cepet mandii... ". Suara itu terdengar lagi, setiap hari wafa mendengar suara itu, suara ibu wafa yang kesal dengan wafa (ternyata perkiraan wafa salah jika ibunya tak marah), entah mengapa wafa tidak pernah bosan dan tetap malas ketika disuruh mandi. Akhirnya wafa mandi juga. Menjelang malam, wafa teringat tentang pertanyaan si cantik dahulu. Dahulu ketika wafa dan si cantik sering smsan dari pagi ke pagi, si cantik pernah bertanya kepada wafa. "Kak, kalau boleh tahu cinta pertamanya siapa ya?". Mungkin tidak banyak yang tahu, wafa pernah merasakan rasanya jatuh cinta pertama kali ketika masih kecil, benar-benar masih kecil. Waktu itu wafa m...

Kisah di Jendela

Ketika di perjalanan pulang dari rumah si cantik ( Cerita Sebelumnya ) , wafa teringat akan kisahnya dahulu. Ceritanya begini, ... Di pagi yang sunyi, wafa sudah berangkat dari rumah. Rumah wafa memang cukup jauh dari kota, sehingga ketika wafa ingin berangkat untuk sekolah wafa perlu pergi ke pasar untuk mencari angkot. Pagi ini seperti pagi-pagi biasanya, wafa yang susah bangun pagi selalu terburu-buru ke pasar. Tetapi untunglah masih ada angkot pagi yang siap mengantar wafa sampai sekolah. Lagi-lagi angkot bertuliskan " 100% artis " angkot yang tersisa untuk wafa. Kemudian wafa masuk dan duduk di depan, tepatnya di kursi supir. Karena memang angkot sudah benar-benar penuh. Meskipun ini merupakan angkot paling siang, tapi masih terlalu pagi untuk jam masuk sekolah. Wafa berjalan dengan santai dan masuk ke dalam kelas kosong, kelas benar-benar kosong. Hanya ada beberapa tas di atas kursi dengan orang-orang yang entah kemana. Kemungkinan besar sarapan di kantin. Seper...

Mengenang Mantang

Waktu telah berjalan beberapa tahun... Hari ini adalah hari yang spesial, ketika sobat wafa sudah punya pacar dan hari ini tidak seperti biasanya. Biasanya sobat wafa selalu pulang bersama wafa dengan sepeda motor warna merah, tapi khusus hari ini karena sobat wafa sedang ada kencan bersama pacarnya jadi wafa pulang sendiri. Tetapi tenanglah, wafa sudah mempersiapkan acara lain. Wafa memang anak yang malas pulang, terbukti tiap pulang sekolah pasti menyempatkan waktu untuk ngobrol ngalor-ngidul  di sekolahan. Mungkin jin penunggu sekolah sampai kenal dengan wafa, karena setiap hari wafa selalu pulang sore. Meski banyak teman-teman yang pulang sore karena les atau bimbingan belajar, tapi wafa tetap saja tidak mau ikut. Wafa malah cuma menghabiskan waktu mengobrol dengan sobat wafa di depan gedung sekolah. Rencananya, hari ini wafa ingin datang bersama si cewek sotoy ke acara di dekat sekolah. Si sotoy ini memang sobat perempuan wafa yang yang paling sotoy diantara sobat wa...

Tiga Minggu Yang Merubah Hidupmu

Dahulukala.... Ini adalah masa kecil wafa yang tak tahu apa-apa. Anak desa yang datang ke kota tanpa bekal apa-apa. Wafa memang bocah lusuh yang paling songon yang mungkin kamu kenal. Pagi ini wafa datang ke sekolah dengan penuh rasa degdegan  akibat kegiatan semalam. Dengan mobil hijau bertuliskan " 100% Artis " dia datang ke sekolah, meskipun perasaan tak menentu wafa mencoba untuk bertingkah biasa saja. Di hari ini, upacara bendera sudah hampir dimulai dan wafa masih santainya mencari topi di setiap meja di kelas. Ketika upacara hampir dimulai, sesuatu tak terduga yang sempat membuat wafa degdegan  datang. Seorang anak yang cantik jelita menyapa wafa, seketika wafa kaget dan jantungnya berdebar kencang. Anak cantik yang sudah lama sekali wafa perhatikan kini menyapa wafa dengan wajah gembira. Mulai dari sinilah wafa mengenal anak cantik jelita dambaan hatinya. Memang tidak sia-sia kegiatan semalam yang buat wafa sempat degdegan . Sudah lama wafa memperhatikan anak...

Uniknya Pameran Seni di Jogja

Pemeran seni memang menjadi sesuatu yang menarik bagi banyak orang, termasuk juga wafa. Tetapi, banyak juga orang yang tidak tertarik dengan pameran seni. Yogyakarta dengan kentalnya adat dan budaya, tentu seni menjadi sesuatu yang patut di lirik. Apalagi, banyak seniman yang terlahir dari tanah yogyakarta ini. Wafa memang bukanlan seniman yang ahli, tetapi wafa cukup tertarik dengan dunia seni. Menurut wafa, seni adalah sesuatu karya yang terlahir untuk menyampaikan sesuatu ketika sesuatu tersebut sangat sulit jika dijelaskan dengan kata-kata. Terdapat beberapa daya tarik tersendiri untuk pameran seni, dibandingakan dengan pameran lain. Banyak pameran seni gratis yang ada di jogja yang terkadang luput dari pandangan, padahal didalamnya banyak sekali karya yang menarik dan memiliki makna yang mendalam. Seetiap karya seni memang memiliki arti tersendiri. Di Universitas Gadjah Mada yang berada di yogyakarta, terdapat suatu tempat dimana disitu sering diadakan berbagai acara pamer...