Langsung ke konten utama

Postingan

Kehilangan Pagi

Hai wafa, Bagaimana kehidupanmu? Semenjak kepulangan wafa dari ekuator, kini wafa sedikit berbeda dengan pertengahan tahun lalu. Wafa sekarang sudah dewasa ya, sudah besar dan berfikir. Setiap hari wafa berfikir dan berfikir, tentang bagaimana hidupnya sekarang dan nanti. Walaupun tiap dini hari wafa berfikir tentang bagaimana kehidupanya yang lalu. Sahabat terdekat wafa pun sama. Mereka sering sekali bertukar pikiran dan saling menyemangati dengan pemikiran dan prinsip yang berbeda. Ada kalanya wafa yang menasehati, ataupun sebaliknya. Pemikiran-pemikiran ini membuat wafa serting tidur terlalu malam. Bahkan mungkin sudah sulit untuk mendapati wafa tidur dan bangun di tanggal yang berbeda. Tak hanya itu, pekerjaan-pekerjaan yang harus wafa jalani menuntutnya untuk tetap hidup di malam yang dingin sampai malam yang panas. Jogja memang semakin panas semenjak pertengahan tahun ini. Kembali lagi dengan pemikiran wafa yang ingin mencoba seluruh cerita dunia. Banyak hal yang awaln...

Gaji Pertama

Beberapa minggu yang lalu, untuk pertama kalinya wafa mendapatkan sebuah tawaran pekerjaan. Pekerjaan yang sebenarnya sudah sering wafa kerjakan, yakni membuat website. Bedanya, kali ini bekerja untuk dibayar, sedangkan biasanya tidak dibayar alias gratis. Karena biasanya di dedikasikan untuk sebuah perlombaan, atau memang untuk kesenangan sendiri saja. Kerjaan yang di tawarkan ini adalah sebuah proyekan, dimana ketika proyek selesai maka dibayar sesuai perjanjian. Pekerjaan ini ditawarkan oleh salah seorang kakak tingkat di mana wafa kuliah. Entah dari mana dia tau bahwa wafa bisa membuat web, yang terpenting adalah kini wafa mempunyai kerjaan sampingan yang menghasilkan uang untuknya. Setelah pertemuan pertama untuk menjelaskan bagaimana bekerjanya dan apa yang di kerjakan, akhirnya kami pun sepakat. Sekarang saatnya Wafa mulai untuk bekerja, setiap malam wafa harus menyicil program dan mengirimkan progresnya. Setelah beberapa minggu akhirnya wafa mendapatkan hasil yang di h...

Berlari dalam Diam

Sore ini wafa duduk di tempat yang tak biasa, meskipun tempat ini masih berada di lingkungan kampus, tapi tempat ini belum pernah wafa kunjungi sebelumnya. Sebuah cafe yang ada di salahsatu fakultas di kampus. Disini wafa tak sendiri, wafa masih dengan jadwal-jadwal di google calendar yang padat. Berasama laptop buluk  yang selalu ada dan menemani wafa bekerja. Beberapa minggu ini, wafa mulai merasakan bagaimana hidup dengan sebuah angan yang besar. Bagaimana wafa harus mampu berjuang mengalahkan rasa malas dalam diri, rasa bosan dan rasa kantuk. Banyak kegiatan yang harus wafa lakukan untuk menggapai banyak hal. Meskipun wafa masih dalam kendali yang lain. Ujung-ujung jari wafa selalu beradu dengan kotak-kotak beraksara yang selalu kembali ketika dilepas. Lalu, kode-kode baru terbentuk untuk dapat dipecahkan. Setiap satu terselesaikan, maka akan tumbuh banyak cabang-cabang baru yang harus di selesaikan pula. Fokus pun terbagi, banyak kegiatan dalam daftar. Beberapa hal ...

TalkShow Bersama Pidi Baiq

Beberapa hari yang lalu, wafa mengunjungi acara Kampung Buku Jogja #4  yang di selenggarakan di PKKH UGM. Ini merupakan acara yang cukup ditunggu-tunggu oleh wafa. Dimana, akan dihadiri oleh salah satu penulis terkenal di Indonesia yaitu Pidi Baiq dengan karyanya yang melejit yaitu novel Dilan yang juga sempat di film-kan. Sebenarnya, wafa ingin datang bukan karena Pidi Baiq telah menulis novel Dilan, tetapi wafa pernah melihat talkshow di youtube dimana Pidi Baiq hadir. Disitu banyak pemikiran-pemikiran unik dari seorang Pidi Baiq. Pemikiran-pemikiran yang berkebalikan dengan apa yang bisa orang-orang percayai tapi tetap logis. Pemikiran-pemikiran ini sangat membuat wafa tertarik. Selain itu, bagaimana gaya beliau bercerita juga menarik, membuat orang-orang yang melihatnya tidak akan bosan. Termasuk juga wafa yang kala itu hadir. Banyak hal yang disampaikan Pidi Baiq tentang bagaimana menulis. Hal yang dapat wafa petik dari talkshow ini adalah ketika menjadi seorang penulis ...

Penikmat Seni

Yogyakarta memang berbeda, disini banyak sekali acara yang berhubungan dengan seni dan budaya. Selain itu juga banyak sekali tempat-tempat bersejarah yang erat kaitannya dengan budaya. Di Yogyakarta terdapat kompleks candi dengan banyak sekali candi di dalamnya, ada pula candi-candi yang belum di pugar. Beberapa candi juga terletak di daerah pegunungan yang tinggi, sehingga dari sini terlihat hamparan kota Yogyakarta dengan diterangi lampu-lampu dan kendaraan ketika malam tiba. Beberapa minggu terakhir ini, wafa berkunjung ke beberapa tempat menarik. Banyak pengalaman berharga yang wafa bisa dapatkan dari pengalaman ini. Sebelum melanjutkan membaca, coba sambil kita dengarkan musik ini, biar lebih mendalami bagaimana indahnya budaya. Budaya memang menjadi ketertarikan wafa belakangan ini. Entah sejak kapan wafa suka dengan hal-hal yang mengenai seni dan budaya. Menurut wafa banyak sekali hal-hal tersembunyi dari sebuah budaya, bagaimana juga budaya mengajarkan untuk kita me...

Dewa Waktu

Ada obrolan yang menarik sore ini, yaitu ketika wafa dan temanya mulai membahas tentang waktu. Waktu dulu sekarang dan nanti. Ini tentang kegelisahan mereka tentang waktu. Waktu yang sering membuat orang-orang terlena sampai lupa akan diri sendiri. Obrolan dimulai dari ketika teman wafa tidak bisa tidur semalam dan akhirnya tidur pagi. "Kenapa gak bisa tidur? Banyak pikiran, terutama apa yang aku alami selama hidup. Bagaimana menyikapi masa depan dan mencari tau jalan yang bisa ditempuh. Oya, juga sedikit berhalusinasi tentang bagaimana kehidupan di masa depan. Menarik, ini ada sedikit filosofi dari pewayangan. Jadi, dalam wayang ada namanya dewa waktu yang namanya itu batara kala . Bentuknya buto (raksasa ganas) yang kerjana mengganggu orang-orang di dunia. Kala itu bisa berarti saat atau waktu,  kala juga bisa berarti keburukan. Jadi pesanya, selama ini manusia itu selalu di kejar waktu, terpacu masa depan sampai lupa saat ini, semua jalan ditempuh. Jadi waktu itu di...

Aku dan Adik

Kedekatan seorang kakak dan adik memang selalu menarik. Begitu pula kedekatan wafa dan adik. Wafa mempunyai seorang adik perempuan yang lahir ketika wafa masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar. Sebagai seorang kakak dan adik tentu mereka sangat dekat. Bagaimana tidak, setiap hari wafa dan adik bertemu dan tinggal serumah. Meskipun seperti kebanyakan hubungan kakak dan adik yang sering berantem  dalam hal-hal sepele. Tetapi, kami tak pernah masukkan ke hati, yang sudah ya lewat begitu saja. Oya, yang di foto yang bawah itu adalah adik sepupu wafa. Dialah yang menjadi korban gojekan wafa dan adiknya. Ya misalnya foto itu, sengaja hanya masuk sedikit keladam frame . Ketika wafa mulai hidup di kota, banyak hal-hal baru yang sangat sulit jika ditemukan di desa. Misalnya tempat wisata seperti kebun binatang, pusat perbelanjaan yang megah, hotel, taman bermain dan bioskop. Banyak hal yang telah wafa lalui di kota ini, dan itu sering membuat wafa sedikit bersedih. Padahal itu h...